You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 53 Kios Di Pujasera Blok S Didata Ulang
photo Izzudin - Beritajakarta.id

53 Kios di Pujasera Blok S Didata Ulang

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta akan melakukan pendataan ulang terhadap puluhan pedagang kaki lima (PKL) di Pujasera Blok S, Kelurahan Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pendataan ini bertujuan untuk didaftarkan dalam autodebet Bank DKI.

Pujasera ini jadi proyek percontohan yang pertama untuk pendataan ulang

Sekretaris Dinas KUMKMP DKI, Susan Jasmine Zulkifli mengatakan, Pujasera Blok S memiliki 52 unit kios. Namun hanya 26 pemilik kios yang memiliki tanda pengenal dan terdaftar.

"Pujasera ini jadi proyek percontohan yang pertama untuk pendataan ulang. Nantinya semuanya akan ditata ulang, masing-masing kios harus punya id card," kata mantan Lurah Lenteng Agung ini, Senin (23/11).

PKL Hanya Berhak Memiliki Satu Kios di Pasar Binaan

Menurut Susan, pendataan ulang ini sesuai Instruksi Gubernur DKI Jakarta, agar kios binaan tidak diperjualbelikan dan tak ada kepemilikan kios ganda.

"Bagi yang dobel kami akan coret. Hari ini juga orangnya kemari untuk verifikasi.  Pedagang binaan tidak boleh satu orang punya beberapa kios," ujar Susan.

Susan menuturkan, sebelum didata ulang, pada September lalu, sempat ada yang membayar retribusi kepada koordinator lapangan, dengan menyetorkan per bulannya Rp 47 ribu. Sehingga penghasilan koordinator lapangan berkisar 73 juta.

"Sekarang tidak ada pembayaran melalui koordinator lapangan. Semua harus melalui autodebet Bank DKI.Kami harus tegas, bagi pedagang binaan harus mengikuti aturan. Kalau tidak mau ikut aturan harus keluar dari kios ini," tegas Susan.

Susan menambahkan, untuk pendataan, pemilik kios hanya perlu melampirkan KTP DKI Jakarta, surat nikah dan Kartu Keluarga (KK). Setelah terdaftar, pemilik membayar retribusi melalui Bank DKI.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6776 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6123 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1390 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1266 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1226 personAldi Geri Lumban Tobing